Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Desember 2017

SEPELE

Seorang wanita muda tengah duduk santai di dalam bis yang melaju ke tengah kota.  Di satu pemberhentian bis, seorang wanita tua yang cerewet dan berisik naik ke dalam bis dan duduk di samping wanita muda tadi.  Tas-tas bawaannya yang berat dia tumpuk begitu saja di atas kursi, membuat wanita muda itu harus menggeser duduknya sambil setengah terjepit di antara tas-tas berat dan jendela bis.

Seorang pemuda yang duduk di bangku sebelah melihat kejadian itu dengan kesal, dan bertanya kepada wanita muda itu, "Kenapa kamu tidak bicara saja, katakan pada wanita tua itu bahwa kamu jadi terganggu..."

Wanita muda itu menjawab sambil tersenyum:

"Aku rasa tidak perlu bersikap kasar dan beradu argumentasi untuk sesuatu yang sepele seperti ini, perjalanan bersama kita ini terlalu singkat.  Saya juga akan turun di perhentian bis berikutnya di depan nanti"

Jawaban wanita muda tadi sangat pantas untuk ditulis dengan huruf emas:

"Kita tidak perlu berdebat untuk sesuatu yang sepele. Perjalanan kita bersama amat singkat."

Alangkah indahnya kalau masing-masing kita bisa menyadari bahwa perjalanan hidup kita di dunia ini  sangat singkat; sehingga kita tidak akan membuang waktu untuk membuat perjalanan hidup kita jadi suram dengan macam-macam perdebatan, atau dengan adu argumentasi yang sengit dan tajam. 

Kalau kita tahu bahwa perjalanan hidup ini begitu singkat, maka kita tidak akan mau membuang tenaga dengan terus mengeluh, merasa tidak puas, bersikap mencari-cari kesalahan...karena semua hanya membuang waktu kita di perjalanan yang singkat ini.

Apakah seseorang sudah melukai bahkan menghancurkan hatimu?  Tetaplah tenang, perjalanan hidupmu terlalu singkat.

Apakah seseorang sudah menghianati kamu, mengejek-ejek  kamu, menipu atau bahkan menghina kamu? 
Tetaplah tenang, maafkan mereka, karena perjalanan hidup kita sangat singkat.

Apapun masalah yang dibuat oleh orang lain kepada kita, mari kita selalu ingat bahwa perjalanan hidup kita sangat singkat.

Tidak seorang pun yang tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir. 
Tidak ada orang yang tahu kapan dia akan tiba di perhentian bis yang berikutnya. 
Perjalanan hidup kita bersama sangat singkat.

Sobat2 ku, mari kita saling memberikan kebahagiaan kepada keluarga dan teman-teman kita. Mari kita saling menaruh hormat, saling berbuat baik dan saling memaafkan satu dengan yang lain.  Mari kita isi hidup ini dengan rasa syukur dan bersukacita selalu.

Jumat, 14 Agustus 2015

SIDANG PARIPURNA DPRD TOBASA : TIDAK SERIUS?

Hari ini saya ikut menghadiri rapat paripurna DPRD kabupaten Toba Samosir sebagai utusan dari Yayasan Soposurung Balige, mewakili yayasan dimana saya mengabdikan diri. Ada hal yang sangat menyedihkan yang saya perhatikan dalam acara ini.
1. Acara tidak tepat waktu mulai.
Berdasarkan undangan yang diberikan kepada para tamu undangan bahwa akan dimulai acara pada pkl 09.30 WIB, tapi ketika saya sampai di lokasi sekitar pkl 09.15 suasana masih sangat sepi. Acara jadinya dimulai pkl 10.00 dengan kehadiran anggota dewan 14 orang dari 30 orang. Bagaimana bisa begini anggota dewan yang mewakili rakyat Tobasa? Pemimpin tidak benar maka rakyat akan hancur...

2. Dalam acara berlangsung mendengarkan pidato Presiden Jokowi live dari TVRI yang ditampilkan dimonitor layar lebar, seharusnya seluruh peserta mendengarkan dengan seksama dan tertib termasuk juga para anggota dewan. Tapi yang terjadi malah anggota dewan sibuk bercerita mengobrol sambil makan snack-snack yang sudah tersedia di meja masing-masing. Saya melihat ini agak kaget. Dugaan saya bahwa menjadi anggota dewan itu adalah bagian yang terhormat dalam hidup, ternyata sebaliknya apa yang saya persaksikan. Tak lebihnya anak-anak SMP yang ditinggal guru di ruang kelas, sehingga kelas menjadi ribut.

Ada beberapa hal yang sebenarnya menurut saya sangat tidak baik dalam acara tadi, tapi 2 hal tersebutlah yang menjadi sorotan utama saya yang sangat fatal. Hal kecil tapi berdampak besar dalam segala aktifitas kehidupan karena itu adalah cerminan perilaku sehari-hari.
Hai para anggota dewan Tobasa, bangunlah dari tidurmu...
Tobasa sudah saatnya bersinar...

Kamis, 14 Agustus 2014

DR TB Silalahi Jadi Nama Jalan Sepanjang 1.700 Meter di Kecamatan Balige

Balige, Tobasa Pandapotan. Nama Letjen TNI (Purn) DR TB Silalahi, SH akhirnya diabadikan pada salah satu ruas jalan di Kecamatan Balige yang panjangnya 1.700 meter mulai dari batas Jalan Washington Siahaan (Simpang Tugu Jalan Gereja HKBP Hinalang) melewati Makam Pahlawan Raja Sisingamangaraja XII, Museum Batak sampai Dusun Pagarbatu, Desa Silalahi Pagarbatu, Kecamatan Balige.


Upacara peresmiannya dilakukan Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak disaksikan Kajar Balige Harly Siregar,SH, Ketua Pengadilan Negeri Balige T Marbun,SH, Kapolres Tobasa AKBP H Edy Fariady,SH,SIP,MH, tokoh masyarakat dan TB Silalahi beserta keluarga dengan membuka selubung papan nama jalan di depan Museum Batak dalam Kompleks TB Silalahi Center, Sabtu (5/7).

Dalam sambutannya, Bupati Kasmin Simanjuntak menyampaikan, peresmian nama DR TB Silalahi itu berdasarkan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat sejak tahun 2009 yang kemudian oleh para kepala desa di Kecamatan Balige dan para tokoh diusulkan menjadi nama ruas jalan tersebut. Pemkab Tobasa juga sependapat dengan usulan tersebut mengingat jasa-jasa dan pengabdian tokoh nasional asal Balige itu yang begitu besar selama ini, khususnya di Kecamatan Balige.
Seperti yang terlihat selama ini lanjut Bupati, berbagai upaya yang dilakukan DR TB Silalahi di Kabupaten Tobasa khususnya bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, sosial budaya, olah raga dan bidang lainnya untuk memajukan Kabupaten Tobasa di antaranya mendirikan Yayasan Soposurung yang merupakan SMA Plus sejak tahun 1993. Yayasan itu banyak mengantarkan putra-putri lokal bekerja di berbagai bidang mengharumkan nama baik Tobasa.

Kemudian pendirian Museum Batak di TB Silalahi Center yang sudah dikenal secara nasional dan internasional, serta pendirian sarana prasarana pariwisata, olahraga maupun sosial budaya.
Sementara TB Silalahi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas aspirasi tokoh dan masyarakat maupun aparatur pemerintahan desa di Balige dan Bupati Kasmin Simanjuntak.
Menurut mantan Penasehat Presiden atau Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) itu, bupati sebelumnya Monang Sitorus telah mengabadikan nama TB Silalahi pada nama jalan protokol di Balige sepanjang 15 kilometer.



"Waktu itu saya minta tidak usah dibuat dan kemudian saya minta perubahan. Saya minta agar nama Washington Siahaan menjadi nama di sebagian ruas jalan sepanjang 15 kilometer itu tepatnya di Desa Hinalang. Belakangan kelompok masyarakat ada yang minta dibuatkan nama opung mereka menjadi nama sepenggal ruas jalan itu mulai Sp Soposurung. Tapi belakangan banyak aspirasi masyarakat kepada bupati Kasmin, akhirnya saya setuju dibuat di ruas jalan di Desa Pagar Batu ini," kata TB Silalahi.

Meski demikian TB yang masih menjabat Staf Khusus Presiden itu mengakui bahwa penghargaan itu tidak harus diberikan kepada pahlawan yang sudah meninggal. "Peresmian nama saya jadi nama jalan ini sekaligus membuat saya merasa berutang untuk berbuat lebih banyak lagi untuk Tobasa terutama Kecamatan Balige," ucap pak TB yang saat itu mengenakan pakaian adat kebesaran Batak Toba.





Sumber: Suara Pembaharuan
               (dengan penambahan beberapa gambar) 

Rabu, 25 Juni 2014

SIBODIALA

Siapa sangka kalau ternyata Perkampungan Sibodiala punya keindahan alam yang sungguh luar biasa.
Dulu ketika saya masih SMA, mendengar nama Sibodiala itu seolah-olah perkampungan yang sangat tertinggal padahal ternyata salah. Buktinya sudah ada/banyak puta/putri darisana yang sudah sukses di kota metropolitan Jakarta.

Kemarin, saya kembali mengadakan perjalanan ke desa Sibodiala dalam rangka kegiatan out bond siswa Asrama Yayasan Soposurung Balige. Masuk melalui daerah HKBP Soposurung kemudian menapaki jalan menuju Sibodiala. Perjalanan memang agak sedikit melelahkan karena jalanannya mendaki, tapi itu semua terbayarkan karena pemandangan alam yang sungguh luar biasa indah.
Berikut akan saya bagikan beberapa foto yang menunjukkan kalau memang daerah Sibodiala itu sungguh bagus pemandangannya...
















Sepanjang perjalanan kami menikmati pemandangan alam yang sungguh menakjubkan. Danau Toba tampak seksi dipandang dari sudut ini. Apalagi kota Balige juga tampak jelas dilihat dari sisi Sibodiala.
Di Sibodiala kami juga menyaksikan 'Dolong Tolong' yang begitu kokoh menjaga Danau Toba. Dolong Tolong berdiri gagah seolah-olah sebagai benteng penjaga Balige.

Pepohonan begitu rindang di desa ini. Desiran angin sungguh suatu alunan musik yang sangat harmoni, inilah 'The Sound of Music' yang familiar bagi anak-anak Soposurung itu.
Ahhh Sibodiala.., engkau sungguh membuatku terpesona.

Kamis, 22 Mei 2014

BEGINILAH DINAS PENDIDIKAN TOBA SAMOSIR MENGACUHKAN O2SN


 O2SN adalah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, sebuah kompetisi tingkat satuan pelajar secara nasional yang diagendakan mulai dari sekolah-kecamatan-kebupaten-provinsi-nasional.
Kegiatan ini adalah ajang kompetisi bergengsi karena melibatkan para pelajar-pelajar terbaik di bidang masing-masing dalam skala nasional, sama halnya seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Setiap daerah selayaknya mempersiapkan tim masing-masing dengan baik karena tentu akan mengangkat pamor daerah yang menang. Lain halnya dengan Kabupaten Toba Samosir, dalam hal ini ditangani oleh Dinas Pendidikan yang sepertinya tidak peduli atau cuek terhadap O2SN ini. Hal ini terbukti dari kesiapan Dinas Pendidikan dalam menyikapi lomba ini.
Sewajarnya sudah melakukan seleksi tingkat sekolah dan kabupaten untuk dikirim nanti mewakili kabupaten di tingkat provinsi. Tapi hal itu tidak berjalan. Terjadi penunjukan langsung tanpa adanya seleksi. (padahal tentu ada dana dari APBD untuk penyelenggaraan kegiatan ini).




Ada 2 hal yang saya soroti karena menyangkut siswa saya:

1. TIM KARATE
Setelah mendapat penunjukan dari Dinas Pendidikan melalui sekolah bahwa siswa saya yang menjadi perwakilan Toba Samosir di tingkat Provinsi, saya ambil 2 sikap, yang pertama bisa menerima dan yang kedua bertanya kenapa tidak atlet karate Tobasa saja karena khusus atlet Karate di Tobasa sangat banyak bahkan sudah berprestasi di tingkat nasional. Tapi kemudian saya tetap mempersiapkan siswa dalam mengikuti kegiatan itu dengan mendatangkan pelatih. Tapi selang beberapa hari kemudian, ada informasi bahwa akan ada seleksi. Ini adalah inkonsitensi atau ketidakpedulian Dinas Pendidikan dalam menyikapi O2SN, ragu terhadap keputusan. Dan ternyata tidak ada juga konfirmasi dari Dinas Pendidikan ke sekolah tentang adanya seleksi ini. Artinya seleksi berjalan tapi siswa yang dihunjuk untuk Tim Karate juga tidak dikonfirmasi bahwa mereka harus ikut seleksi. Akhirnya sebagai bentuk protes maka siswa saya, tidak saya ikutkan dalam proses seleksi tersebut karena tidak ada informasi dari Dinas Pendidikan.


2. TIM BADMINTON
Dua orang siswa saya, juga dihunjuk mewakili Toba Samosir dalam pertandingan badminton. 1 tunggal putra dan 1 tunggal putri. Ini sudah dipersiapkan dengan baik dan berlatih secara terus menerus. Hingga akhirnya ketika tim ini berangkat ke Brastagi sebagai tuan rumah penyelenggara lomba, ternyata hanya tunggal putra yang dipertandingkan sementara tunggal putri tidak ikut. Bagaimana bisa ini terjadi? Kenapa ada mis komunikasi terlalu jauh antara Dinas Pendidikan dengan panitia? Seandainya Dinas Pendidikan Tobasa peduli terhadap hal-hal seperti ini maka tentu tidak akan terjadi. Hari itu juga pemain tunggal putri dipulangkan dari Brastagi, tanpa mereka peduli bagaimana kecewanya siswa saya tersebut menjadi korban akibat ketidakpedulian Dinas Pendidikan dalam menyikapi lomba ini.

Saya pernah dengar cerita dari guru yang mendampingi siswanya ikut lomba serupa di tingkat Nasional, bagaimana Pemda daerah mereka sangat mendukung. Tentu transportasi, akomodasi dan uang saku juga diberikan, artinya daerah benar-benar memberikan support yang optimal. Kemudian bagaimana dengan Tobasa?? Semuanya tidak jelas sampai hari H… bagaimana bisa menjadi juara tanpa persiapan dengan baik!!!

Tobasa Bangkitlah dari Tidur…!!!
Kabupatenku, bergeraklah!
Mari bangun semangat kompetitif untuk para pelajar, demi masa depan cemerlang.

Salam
[penulis: pemerhati pendidikan di Toba Samosir]


Sabtu, 17 Mei 2014

SOFTWARE MENGEMBALIKAN DATA YANG HILANG

Mengembalikan Data Yang Terhapus Dengan Recover My Files 4.0.4.448


recover_my_filesPernahkan anda mengalami kehilangan data penting anda? Apa yang anda rasakan? Sedih, marah, kecewa. Anda tidak akan mengalami hal tersebut lagi, pasalnya dengan bantuan software Recover My Files 4.0.4.448 masalah tersebut akan teratasi.

Recover My Files adalah sebuah aplikasi komputer yang akan memabantu anda untuk mengembalikan file yang telah terhapus dari hard disk komputer anda. Baik karena kesalahan manusia ataupun virus bahkan terformat.

Keunggulan Recover My Files terletak pada supportnya terhadap berbagai media penyimpanan mulai dari hard disk, USB flash disk, compact flash, smart media, memori stick dan media penyimpanan lainnya. Tidak hanya itu, Recover My Files juga support dengan berbagai system file yang meliputi FAT 12, FAT 16, FAT 32 dan NTFS.




Keuunggulan lain dari software yang berharga resmi $69,95 (di Software Magazine GRATIS) adalah kemudahan dalam installasi dan penggunaan, setelah anda selesai melakukan installasi anda hanya perlu memilih drive yang hendak anda scan (drive dimana asal file anda yang hilang) dan tunggu samapai Recover My Files menamukan file yang anda cari lalu recover. Software ini juga compatible dengan berbagai system operiasi diantaranya Windows XP, Windows Vista dan Windows 7. Jadi, anda tidak perlu marah-marah lagi jika anda mengalami kehilangan data, karena Recover My Files 4.0 siap membantu anda dalam mengembalikan data yang telah terhapus.

Recover My Files data recovery software will easily recover deleted files emptied from the Windows Recycle Bin, or lost due to the format or corruption of a hard drive, virus or Trojan infection, unexpected system shutdown or software failure.

recover my files 4.0.4.448

Petunjuk installasi untuk menjadi full version:


  1. Download dan Ekstrak

  2. Lakukan installasi pada file RecoverMyFiles-Setup.exe

  3. Setelah selesai installasi jangan dijalankan program ini, tutup terlebih dahulu

  4. Selanjutnya buka file yang terdapat pada folder patch , copy dan replace seluruh isi file yang terdapat pada folder tersebut ke directory install yang biasa terletak di : C:Program FilesGetDataRecover My Files v4

  5. Finished

Download Recover My Files 4.0.4.448

Artikel Mengembalikan Data Yang Terhapus Dengan Recover My Files 4.0.4.448 ini pertama kali ditulis oleh Drajat A Ghozali di blog Majalah Komputer Online. Artikel ini bebas untuk didistribusikan ulang untuk kepentingan non komersial selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak mengubah isi.


Selasa, 04 Februari 2014

Saat Mendampingi Siswa Olimpiade


Pada tanggal 26 Januari yang lalu saya bawa siswa saya ikut lomba STIS di regional SUMUT. Kebetulan yang dihunjuk menjadi tuan rumah adalah MAN 1 Medan. Saya berangkat dengan 6 orang siswa yang akan mengikuti lomba.
Beruntung ketika di sekolah tersebut saya boleh bertemu dengan teman-teman para guru SMA dan juga guru SMP dan SD karena memang ITS menyelenggarakan lomba ini juga untuk tingkat SD-SMA. Beruntungnya adalah karena saya mendapatkan cerita dan sekaligus menjadi pengalaman menarik dengan mereka. Mereka bercerita tentang sekolah masing-masing dan bagaimana pengembangan atau konsep yang mereka lakukan terhadap pembinaan akademik dan kedisiplinan siswa.
Tentang konsep pembinaan akademik dan kedisiplinan siswa, saya memang agak menguasai karena di sekolah saya di Soposurung kedua hal itu menjadi kewajiban yang harus dilakukan/dimiliki siswa. Namun melalui cerita pengalaman guru-guru tersebut, saya semakin menyadari bahwa apa yang selama ini telah kami geluti di Soposurung belumlah apa-apa atau maksimal. Justru menurut saya ada hal-hal yang sudah ketinggalan. Hal itu menjadi pergumulan saya pribadi, bagaimana membuat ‘ketertinggalan’ ini kelak menjadi suatu prestasi di sekolah kami. Yaaa…semoga saya kelak punya kesempatan untuk itu.

Rabu, 29 Januari 2014

GALAUKU

Pagi ini aku sedikit galau dengan prestasi siswaku. Beberapa hari yang lalu mereka mengikuti olimpiade matematika dan kimia yang diselenggarakan oleh ITS. Hasilnya sudah keluar…. Bagiku itu cukup mengecewakan…karena selama ini dimataku mereka itu pintar-pintar dan hebat, tapi nyatanya tidak seperti yang kuduga.

Aku coba memikirkannya mulai tadi malam semenjak aku melihat pengumumannya di website panitia, dan sampai pagi ini juga belum tuntas dari kepalaku. Kucoba mulai me-reka-reka kira-kira apa penyebabnya. Apakah karena harapanku terlalu tinggi padahal nyatanya kemampuan mereka memang seperti itu? Atau ada hal lain…

Kulihat ke dokumen prestasi mereka, ternyata sejak SD dan juga SMP mereka itu sudah penuh prestasi. Bahkan ada yang sudah pernah ketemu presiden dan menteri, disambut di Jakarta karena prestasi mereka yang dulu. Sekarang ketika mereka SMA, saya belum pernah mendapati mereka ijin untuk urusan ke Jakarta, artinya belum pernah menang kompetisi. Apa yang salah pikirku….
Dikala aku sedang duduk sambil memikirkannya itu, eh ada pula kabar kurang sedap dari seseorang mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu ada yang memberikan pernyataan berupa ‘bahwa kesuksesan itu harus kolektif sebagai wujud brotherhood’. Sekilas pernyataan ini benar dan positif, tetapi semakin kudalami ‘makna’ nya…oh ternyata itu adalah pernyatan yang membunuh!

Kenapa?

Jumat, 13 Desember 2013

YANG TERLUPAKAN DARI PERTAMBANGAN INDONESIA

Menurut UU No 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara bahwa defenisi pertambangan adalah seluruh atau sebagian tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengelolaan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pasca tambang. Defenisi ini menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan itu adalah suatu kegiatan yang besar yang tentu juga bisa menghasilkan keuntungan besar bagi pengelolanya. 
 
Sumber foto: Internet
Sedangkan pandangan masyarakat awam tentang kegiatan pertambangan adalah kegiatan mengeruk hasil bumi lalu bisa menghancurkan lingkungan karena menghasilkan limbah. Limbah ini bisa mengganggu tanaman para penduduk, mencemari air yang sehari-hari dipakai dalam rumah tangga atau juga menimbulkan polusi udara. Bahkan sebagian masyarakat awam juga berpikir bahwa pertambangan itu hanya menguntungkan pengusahanya saja.
Translate
TINGGI IMAN - TINGGI ILMU - TINGGI PENGABDIAN

Visitor