Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OPINI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2015

SIDANG PARIPURNA DPRD TOBASA : TIDAK SERIUS?

Hari ini saya ikut menghadiri rapat paripurna DPRD kabupaten Toba Samosir sebagai utusan dari Yayasan Soposurung Balige, mewakili yayasan dimana saya mengabdikan diri. Ada hal yang sangat menyedihkan yang saya perhatikan dalam acara ini.
1. Acara tidak tepat waktu mulai.
Berdasarkan undangan yang diberikan kepada para tamu undangan bahwa akan dimulai acara pada pkl 09.30 WIB, tapi ketika saya sampai di lokasi sekitar pkl 09.15 suasana masih sangat sepi. Acara jadinya dimulai pkl 10.00 dengan kehadiran anggota dewan 14 orang dari 30 orang. Bagaimana bisa begini anggota dewan yang mewakili rakyat Tobasa? Pemimpin tidak benar maka rakyat akan hancur...

2. Dalam acara berlangsung mendengarkan pidato Presiden Jokowi live dari TVRI yang ditampilkan dimonitor layar lebar, seharusnya seluruh peserta mendengarkan dengan seksama dan tertib termasuk juga para anggota dewan. Tapi yang terjadi malah anggota dewan sibuk bercerita mengobrol sambil makan snack-snack yang sudah tersedia di meja masing-masing. Saya melihat ini agak kaget. Dugaan saya bahwa menjadi anggota dewan itu adalah bagian yang terhormat dalam hidup, ternyata sebaliknya apa yang saya persaksikan. Tak lebihnya anak-anak SMP yang ditinggal guru di ruang kelas, sehingga kelas menjadi ribut.

Ada beberapa hal yang sebenarnya menurut saya sangat tidak baik dalam acara tadi, tapi 2 hal tersebutlah yang menjadi sorotan utama saya yang sangat fatal. Hal kecil tapi berdampak besar dalam segala aktifitas kehidupan karena itu adalah cerminan perilaku sehari-hari.
Hai para anggota dewan Tobasa, bangunlah dari tidurmu...
Tobasa sudah saatnya bersinar...

Rabu, 25 Juni 2014

SIBODIALA

Siapa sangka kalau ternyata Perkampungan Sibodiala punya keindahan alam yang sungguh luar biasa.
Dulu ketika saya masih SMA, mendengar nama Sibodiala itu seolah-olah perkampungan yang sangat tertinggal padahal ternyata salah. Buktinya sudah ada/banyak puta/putri darisana yang sudah sukses di kota metropolitan Jakarta.

Kemarin, saya kembali mengadakan perjalanan ke desa Sibodiala dalam rangka kegiatan out bond siswa Asrama Yayasan Soposurung Balige. Masuk melalui daerah HKBP Soposurung kemudian menapaki jalan menuju Sibodiala. Perjalanan memang agak sedikit melelahkan karena jalanannya mendaki, tapi itu semua terbayarkan karena pemandangan alam yang sungguh luar biasa indah.
Berikut akan saya bagikan beberapa foto yang menunjukkan kalau memang daerah Sibodiala itu sungguh bagus pemandangannya...
















Sepanjang perjalanan kami menikmati pemandangan alam yang sungguh menakjubkan. Danau Toba tampak seksi dipandang dari sudut ini. Apalagi kota Balige juga tampak jelas dilihat dari sisi Sibodiala.
Di Sibodiala kami juga menyaksikan 'Dolong Tolong' yang begitu kokoh menjaga Danau Toba. Dolong Tolong berdiri gagah seolah-olah sebagai benteng penjaga Balige.

Pepohonan begitu rindang di desa ini. Desiran angin sungguh suatu alunan musik yang sangat harmoni, inilah 'The Sound of Music' yang familiar bagi anak-anak Soposurung itu.
Ahhh Sibodiala.., engkau sungguh membuatku terpesona.

Selasa, 04 Februari 2014

Saat Mendampingi Siswa Olimpiade


Pada tanggal 26 Januari yang lalu saya bawa siswa saya ikut lomba STIS di regional SUMUT. Kebetulan yang dihunjuk menjadi tuan rumah adalah MAN 1 Medan. Saya berangkat dengan 6 orang siswa yang akan mengikuti lomba.
Beruntung ketika di sekolah tersebut saya boleh bertemu dengan teman-teman para guru SMA dan juga guru SMP dan SD karena memang ITS menyelenggarakan lomba ini juga untuk tingkat SD-SMA. Beruntungnya adalah karena saya mendapatkan cerita dan sekaligus menjadi pengalaman menarik dengan mereka. Mereka bercerita tentang sekolah masing-masing dan bagaimana pengembangan atau konsep yang mereka lakukan terhadap pembinaan akademik dan kedisiplinan siswa.
Tentang konsep pembinaan akademik dan kedisiplinan siswa, saya memang agak menguasai karena di sekolah saya di Soposurung kedua hal itu menjadi kewajiban yang harus dilakukan/dimiliki siswa. Namun melalui cerita pengalaman guru-guru tersebut, saya semakin menyadari bahwa apa yang selama ini telah kami geluti di Soposurung belumlah apa-apa atau maksimal. Justru menurut saya ada hal-hal yang sudah ketinggalan. Hal itu menjadi pergumulan saya pribadi, bagaimana membuat ‘ketertinggalan’ ini kelak menjadi suatu prestasi di sekolah kami. Yaaa…semoga saya kelak punya kesempatan untuk itu.

Selasa, 10 Desember 2013

PRINSIP HIDUP

Setiap orang pasti punya prinsip dalam hidup. Prinsip yang tak seorangpun boleh mengingkarinya sebagai pertanda bahwa dia punya jati diri yang tidak boleh ditawar. Seorang idealis dan pejuang akan selalu mempertahankan prinsipnya demi hakikat dirinya sejatinya.

Jika oleh sebagian orang dalam hidupnya memiliki prinsip yang boleh ditawar maka sejatinya dia sudah kehilangan harga diri yang dia sendiri tidak menyadari itu, tapi orang lain atau lingkunganlah yang boleh melihatnya demikian. Akan sangat jijik jika prinsip hidup kemudian bisa ditawar apalagi dengan materi. Karena materi itu sangat tidak sebanding dengan prinsip apalagi jika sudah bersentuhan dengan kejujuran dan keadilan. 

Seorang bijaksana akan tetap memegang teguh prinsip hidupnya, meski harus dibayar dengan nyawa sekalipun karena itulah tujuan hidup. Manusia hidup adalah karena prinsip hidupnya bukan karena materi yang dia miliki. Prinsip hidup akan kekal abadi meskipun jiwa sudah melayang. Karena dalam prinsip hidup terkandung nilai-nilai kebaikan dan keagungan yang tak ternilai harganya.
Selamat mempertahankan prinsip hidupmu!!!


Kamis, 29 November 2012

PARTAI NASDEM

Tulisan ini adalah copyan dari twit nya @triomacan2000 tentang partai Nasdem, Izin can saya copy.... hehee... demi pencerdasan politik juga lho, Eng ing eeng..kita bahas Partai Nasdem. Partai baru yg dinilai banyak pihak sbg kuda hitam dlm pemilu 2014 yad Sejarah kelahiran Partai Nasdem dimulai sejak kubu Surya Paloh yg didukung Jusuf Kalla dikalahkah Aburizal Bakrie pd Munas Golkar. Surya Paloh meski sdh didukung habis2an oleh JK dan dana ratusan milyar msh saja dpt dikalahkan ARB yg pnya dana & jaringan lebih kuat
Kekalahan Surya Paloh yg juga kekalahan JK dan Keluarga Cendana di Munas Golkar ini tentu sangat menyakitkan bagi SP, JK dan Cendana. Golkar adalah partai terbesar, terbaik, paling mapan dan solid. Kader2 Golkar adalah politisi terbaik di Indonesia. Paling berpengaruh Setelah kalah, SP, JK dan Cendana lalu berencana membuat partai baru. Strateginya dgn mendirikan ormas Nasdem terlebih dahulu Ormas Nasdem ini segera merangkul banyak pihak, termasuk sri sultan HB X, ulama2 besar, politisi2, aktivis2, cendekiawan2, dst. Mereka terpukau oleh slogan2 dan janji2 manis : perubahan & restorasi indonesia. Kegiatan sosial kemasyarakatan. Dedikasi utk bangsa dst Apalagi Nasdem melalui Tokoh pendirinya Surya Paloh berkali2 bersumpah Nasdem tdk akan jadi partai. Tetap fokus di sosial kemasyarakatan Terbius janji2 dan sumpah Paloh, banyak tokoh yg terkecoh. Berbondong2 masuk Nasdem. Disebut2 dana ormasnya melimpah ruah Namun, apa lacur, ternyata ormas Nasdem & pengurusnya hny dimanfaatkan utk membangun jaringan cikal bakal partai politik & pencitraan Dengan melanggar sumpahnya sendiri, Paloh lalu dirikan Partai Nasdem. Mulai kelihatan syahwat kekuasaannya, panggung politik RI Sadar telah tertipu, tokoh2 besar termasuk Sri Sultan HB X keluar dari Nasdem. Mrka sadar hny dimanfaatkan surya paloh cs saja. Tipu2 Kemudian, semakin kelihatan Nasdem menunjukan diri sebagai jelmaan antek2 Cendana. Hary Tanoe proxy Bambang Trihadmodjo pun bergabung Bambang bermain sbg dalang di Nasdem, Tommy dalang di Nasrep. Sayangnya Nasrep gagal lolos verifikasi adm KPU. Rencana beli partai lain Nasdem sbg partai banyak diminati oleh politisi dan tokoh2. Partai ini dikenal banyak uang. Darimana asalnya? Coba saja periksa. Kaget ! Banyak analisa, uang Nasdem berasal dari keluarga cendana. Hasil KKN 32 thn di zaman orba. Ada jg yg sebut sebagian dari salim grup Mungkin saja pendanaan nasdem itu dari : cendana, JK, salim grup, paloh, harry tanoe dst. Yg pasti Nasdem partai "kaya" Nasdem dianggap sbg partai yg prospektif. Banyak uang, jaringan bagus dan ada sejumlah media yg back upnya. TV, koran, majalah dst Dengan dukungan media (MNC grup, Metro TV grup) plus media cetak dan online lainnya, Nasdem pny pengaruh kuat. Mencuci otak rakyat Disamping mempromosikan "kehebatan" dan pencitraan semu utk nasdem, media2 tsb juga dapat menghancurkan partai2 lain yg jadi rivalnya Itu sebabnya media2 afiliasi Nasdem setiap saat gencar publikasikan keburukan, kelemahan partai2 lain. Demokrat, PKS dll kena hantam Pengurus dan aktivis nasdem umumnya adalah politisi Golkar kubu JK yg tidak dapat tempat di Golkar pimp ARB. Bedol desa Juga banyak kader2 PAN atau partai lain yg mau cari peruntungan nasib & politik lebih bagus di Nasdem. Kader2 muhammadiyah jg banyak Dampaknya Nasdem jd partai nano2. Berbagai latar belakang dan profesi. Bahkan ketua Nasdem saat ini Rio Capela kalau tdk salah dr PAN Namun, Partai Nasdem yg mula2 meroket dan simpati publik krna janji2 manisnya, tiba2 nyelungsep terjun bebas. Sebabnya : kasus suap Publik dikagetkan dengan tertangkapnya dlm kasus suap pajak staf dan komisaris PT. Bhakti Investama yg diketahui milik Tanoe & cendana Bgm rakyat bisa percaya slogan & janji2 nasdem, wong utk resitusi pajak yg hanya 3 milyar saja petinggi Nasdem lakukan suap ke PNS pajak Bgmn Nasdem mau sesumbar biayai 5-10 milyar per calegnya, wong pajak negara yg jumlahnya ga seberapa dikorup via suap. Capek deh hehe Januari 2013 nanti, Nasdem akan munas. Agenda utamanya konsolidasi partai dan pengendalian partai nasdem ke tangan Paloh scra mutlak Isunya banyak kader2 Nasdem yg akan singkirkan oleh Paloh dalam Munas nanti. Paloh akan jadi formatur tunggal dlm penyusunan Pengurus Paloh lakukan ini untuk mengamankan agenda2 Nasdem dan Cendana : 1. Raih suara min 5% dlm pemilu 2. Bisa koalisi ajukan capres/cawapres 3. Mengamankan misi Cendana utk mecabut TAP MPR No. 11 tahun 1988 ttg KKN & pengusutan kasus korupsi Suharto & kroni2nya Bagi keluarga cendana (tutut, bambang, tommy cs), membersihkan nama suharto & klrga cendana adalah tujuan prioritas utama Bagi mereka Suharto adalah Pahlawan, bukan penjahat. Suharto dinilai mrka berhasil membangun bangsa selama 32 thn dgn repelita2nya Dari dulu Tutut cs selalu ingin mendirikan partai, dapat kursi di DPR/MPR & gerilya utk cabut TAP MPR yg memalukan suharto & cendana itu Berbagai partai sdh dicoba oleh Tutut cs dan kandas. Kini saatnya mereka menunggangi Nasdem yg dinilai mrka punya prospek cerah Koalisi Cendana, Paloh, JK, Tanoe dll ini dan strategi penipuan / pengecohan thdp rakyat & tokoh2 ini diawali dgn pendirian ormas Nasdem Uang, jaringan, kader& media adalah faktor utama utk membesarkan partai termasuk Nasdem. Nasdem miliki ini semua. Skrg terserah rakyat Keberuntungan berpihak pada Nasdem. Partai demokrat, golkar, PDIP, PKS, PPP dan Gerindra sibuk dgn masalah2 besar mrka : korupsi dll Apakah Nasdem akan lolos PT? akan besar? Atau malah tenggelam? Jawabnya ada pada pilihan rakyat & takdir tuhan. Sekian dulu. MERDEKA !

Kamis, 09 Agustus 2012

FENOMENA KUTU LONCAT DI TUBUH PARTAI

Menanggapi fenomena “kutu loncat” para kader partai yang belakangan ini menjadi sorotan media dan publik, maka saya memiliki tanggapan seperti ini. Para kader partai yang kutu loncat itu adalah kader-kader yang tidak sungguh-sungguh memahami ideologi partai yang dia usung. Atau beranggapan bahwa menjadi kader partai itu bukan untuk berproses untuk bisa membantu program-program kesejahteraan rakyat, melainkan beranggapan bahwa dengan masuk partai adalah untuk mendulang kekuasaan dan keuntungan materi. Politisi kutu loncat itu hanya untuk mendapatkan kekuasaan dan memperkaya diri bukan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui program partai yang diusungnya. Kader seperti itu adalah kader yang orientasinya pragmatis dan oportunis.
Saat ini tercatat beberapa nama kader partai yang pindah ke partai lain seperti: 1. Ruhut Sitompul dari partai Golkar ke Demokrat 2. Dede Yusuf dari PAN ke Demokrat 3. Ali Mochtar Ngabalin dari PBB ke Golkar 4. Basuki Tjahaja dari Golkar ke Gerindra. 5. Dll…………… Menurut saya adalah dalih yang ngasal apabila seorang kader pindah partai dengan alasan kurang sepemahaman ideology. Tentu saja ini kan alasan yang tidak masuk akal karena sebelumnya kenapa kader tersebut mau masuk dan bergabung dalam partai itu? Alasan yang lebih tepat adalah karena sikap pragmatism tadi. Semenjak adanya aturan bahwa ideology partai harus pancasila maka secara umum semua partai sudah sama kecuali beberapa yang bernafaskan islam dan itupun tidak terlalu beda jauh. Menurut salah seorang kader golkar menyatakan bahwa fenomena adanya kadernya yang berpindah ke partai lain disebabkan karena terlalu banyaknya kader-kader yang mumpuni di tubuh partai sedangkan sit atau posisi jabatan terbatas. Saya kira alasan ini kurang tepat juga. Seandainya partai memiliki rekruitmen yang jelas dan baku serta adanya pola pembinaan kader yang jelas, maka tidak akan ditemukan kader-kader kutu loncat. Semua partai harus mulai instropeksi diri terhadap partainya sebelum kesalahan ini menjadi kegagalan yang brutal dalam sejarah politik Indonesia. Anggapan yang menyatakan bahwa bertambahnya jumlah anggota partai di tingkatan cabang menepis anggapan kader kutu loncat, menurut saya juga salah. Karena kader kutu loncat itu terjadi di tataran elit atau pusat yang dekat dengan kekuasaan bukan pada daerah atau tataran cabang. Untuk mengatasi hal tersebut, saya kira perlu ada rambu-rambu yang mengatur kemungkinan kader kutu loncat. Diantaranya yaitu memperkokoh system kepartaian dan membatasi jumlah partai. Aturan-aturan ini tentu bias mencegah adanya migrasi kader yang membuat citra politik jadi buruk. Ada juga beberapa kader yang bermigrasi partai untuk mendapatkan perlindungan politik ketika yang bersangkutan tersandung kasus, hal semacam ini untuk kepentingan proteksi hukum.

Rabu, 07 Maret 2012

PESTA RIBUT KARENA JAMBAR

Kemarin siang sesaat setelah makan siang saya membaca sebuah koran di kantor dan kebetulan mata saya tertuju pada sebuah judul berita terkait Keributan di acara pesta karena pembagian jambar. Saya tertawa sendiri membaca berita tersebut sambil mengeluh panjang. Kasihan sekali jika orang batak musti ribut hanya karena pembagian jambar yang tidak seberapa besarnya itu. Saya bergumama pada diri sendiri....


Ehh hari ini lagi-lagi saya dikejutkan berita keributan juga di sebuah acara pesta, penyebabnya sama yaitu karena pembagian jambar juga. Waahh bagaimana ini orang batak masa ribut mulu setiap pembagian jambar?? Engga pernah makan daging ya tulang-lae-namboru?? ahhhh taheee...

Selasa, 08 November 2011

TIDAK SETUJU PUTUSAN PIMPINAN


Dalam menghadapi kehidupan terkadang banyak tantangan dan problematika yang sering mengganjal langkah ke depan. Ada persoalan yang selalu aja standby menunggu kita, baik itu persoalan pribadi maupun persoalan lain yang datangnya gag bisa kita antisipasi.
Saya pribadi pernah mengalami hal kondisi yang sulit saat berada dalam sebuah organisasi. Ketika Pimpinan Umum membuat sebuah keputusan yang penting bagi organisasi namun bagi saya pribadi keputusan yang diambil serasa berseberangan. Apa yang saya lakukan..? 

TEKNOLOGI DAN ORGANISASI


Teknologi semakin bergerak maju dan berkembang cepat, dan hampir berpengaruh pada semua sendi-sendi kehidupan. Jika manusia ingin hidup sukses maka mereka harus mampu mengikuti perkembangan tersebut dan bahkan harus berada di posisi depan, kalau tidak maka mereka akan digilas oleh zaman dan mereka tertinggal.
Hal ini juga berlaku sama dalam kehidupan organisasi. Pemanfaatan media dan teknologi harus digunakan semaksimal mungkin guna mendukung kinerja dan perkembangan organisasi. Melalui internet maka semua serasa lebih cepat dan dekat. Dulu untuk pengiriman pesan dan data butuh beberapa hari untuk lokasi yang lumayan jauh, namun kini semua selesai dalam hitungan detik. Semua itu berkat email yang bisa menjadikan proses pengiriman yang cepat.

Senin, 07 November 2011

REUNI ALUMNI SMP LUMBAN LOBU


Berdiri pada tanggal 11 Agustus 1957. Awalnya didirikan masyarakat LUNASI dan namanya SMP Swasta Lunasi. Tahun 1966 status menjadi Negeri oleh pemerintah dan namanya menjadi SMP Lumban Lobu dan sekarang namanya SMP N 2 Lumban Julu.
Di kawasan Toba Samosir termasuk salah satu sekolah unggulan disamping SMP Budi Dharma, dan SMP 4. Hal ini bisa dilihat dari jumlah siswa yang masuk ke Asrama Yayasan Soposurung atau SMAN 2 Balige. Tiap tahun selalu masuk dan hampir tidak pernah absen mengirimkan delegasinya untuk digembleng di Sekolah SMA Unggulan tersebut.

Rabu, 28 September 2011

Asing Menyusup, DPR Pura-pura Bodoh


Jum'at, 15 April 2011 , 10:26:00 WIB
 
Laporan: Aldi Gultom
 
RMOL. Terungkapnya keberadaan kantor lembaga asing, dalam hal ini yang baru terdeteksi adalah kantor UNDP, di Gedung DPR semakin memperjelas dugaan adanya pengaruh asing dalam sejumlah penyusunan Undang-Undang yang proses pembahasan dan penetapannya dilakukan di gedung tersebut.

Rabu, 04 Mei 2011

Siaran Pers No 31/PIH/KOMINFO/4/2011 tentang Kenaikan Peringkat Indonesia Pada World Economic Forum Global Information and Technology Report 2010 – 20

(Jakarta, 15 April 2011). Menteri Kominfo Tifatul Sembiring baru saja memperoleh kabar yang menggembirakan melalui kawat diplomatik dari Duta Besar RI pada Perwakilan Tetap RI di Jenewa mengenai berita peringkat Indonesia pada World Economic Forum Global Information and Technology Report (GITR) 2010 – 2011. Kawat diplomatik yang juga ditujukan kepada Menko Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan.

Menurut laporan tersebut, pada GITR tahun 2010 – 2011, Indonesia menempati peringkat NRI (Networked Readiness Index) ke- 53, atau naik dari peringkat ke-67 pada tahun 2009-2010. Sehingga, Indonesia mengungguli peringkat peringkat NRI dari sejumlah negara-negara maju tertentu (major emerging economies) dan negara-negara Eropa serta Amerika Latin seperti Brazil (56), Afrika Selatan (61), Polandia (62), Yunani (64), Turki (71), Rusia (77) dan Argentina (96). Sedangkan di antara negara-negara anggota ASEAN, Indonesia pada urutan ke-3 setelah Singapura (2) dan Malaysia (28), dan berada di atas peringkat Vietnam (55), Brunei Darussalam (57), Thailand (59), Filipina (86) dan Kamboja (111). Adapun yang menduduki peringkat ke-1 adalah Swedia, ke-2 Singapura, ke-3 Finlandia, ke-4 Swiss, ke-5 AS, ke-6 Taiwan, ke-7 Denmark, ke-8 Kanada, ke-9 Norwegia, dan ke-10 Korea Selatan.

Kenaikan peringkat NRI Indondesia ini khususnya disebabkan oleh meningkatnya peringkat pada komponen lingkungan, yaitu perlindungan kekayaan intelektual (dari 67 menjadi 57) dan extent and effect of taxation (dari 22 menjadi 17). Kenaikan peringkat juga terjadi pada komponen kesiapan individu, usaha dan pemerintah melalui indicator-indikator seperti kualitas pengajaran matematika dan sains (dari 50 menjadi 46), kualitas sistem pendidikan (dari 44 menjadi 40), tarif telefon seluler (dari 35 menjadi 14), government prioritization of ICT (dari 71 menjadi 68), government procurement of advanced technology (dari 34 menjadi 29), dan importance of ICT to government’s vision (dari 85 menjadi 62). Beberapa indikator pada komponen individu, usaha dan pemerintah juga meningkat, yaitu akses internet di sekolah (dari 59 menjadi 50), ICT use and government efficiency (dari 90 menjadi 72), extent of business internet use (dari 71 menjadi 61), dan capacity of innovation (dari 44 menjadi 30).

GITR 2010 – 2011 juga menginformasikan, bahwa keunggulan negara-negara Skandinavia (seperti Swedia, Finlandia, Denmark dan Norwegia) dan beberapa negara Asia tertentu (Singapura, Taiwan dan Korea Selatan) dalam peringkat tersebut adalah karena mengimplementasikan ICT secara konsisten, sistematis dan terstruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasionalnya masing-masing. Sehubungan dengan kenaikan peringkat Indonesia tersebut, Kementerian Kominfo menyambut gembira informasi tersebut, karena itu menunjukkan, bahwa usaha kerja keras Kementerian Kominfo (sebagai leading sector di bidang pembangunan ICT di Indonesia) bersama para mitra kerja dan sejumlah lembaga pemerintah dan swasta sudah mulai memperoleh pengakuan internasional secara lebih baik. Namun demikian, Kementerian Kominfo tetap berusaha lebih keras lagi dengan extra effort (istilahnya Menteri Kominfo Tifatul Sembiring untuk running business not as usual) untuk mentuntaskan sejumlah pekerjaan rumah pembangunan infrastruktur ICT yang masih banyak belum terselesaikan seperti Palapa Ring, USO (yang tinggal sedikit penyelesaiannya), Broadband Connectivity, ICT Innovation and Creativation, dan lain sebagainya secara lintas sektoral yang integratif.


EMAIL DPR: KACAU SUDAH....

Gagah Wijoseno : detikNews

detikcom - Jakarta, Kunjungan anggota Komisi VIII DPR ke Australia menjadi lelucon di Youtube. Salah satu yang menjadi pangkal sebabnya yakni alamat email Komisi VIII @yahoo.com. Bagaimana ceritanya?

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan juga di Youtube, Rabu (4/5/2011), rombongan Komisi VIII DPR melakukan studi banding ke Australia pada 26 April-2 Mei 2011 kemarin.

Di negeri Kanguru itu, Komisi VIII beralasan hendak melakukan studi banding dalam rangka menggodok RUU Fakir Miskin. Anggaran kunjungan ditaksir mencapai Rp 800 juta. Nah, protes atas kunjungan ini sempat datang dari para pelajar Indonesia di Australia, hingga kemudian akhirnya Komisi VIII membuat audiensi.

Cerita dimulai, bertempat di KJRI Melbourne, pada Rabu 27 April malam waktu setempat, dengan percaya diri Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding membuka diskusi. Sejumlah program dan tujuan kunjungan dipaparkan politisi PKB itu.

Hingga akhirnya sampai kepada sesi tanya jawab. Seperti sudah dipaparkan PPI Australia dalam siaran persnya, mereka mempersoalkan agenda kunjungan dan waktu kunjungan. Saat kunjungan DPR dilakukan, Parlemen Australia tengah berlibur, ditambah lagi Komisi VIII sama sekali tidak mengagendakan bertemu dengan pihak pemerintah Federal Australia yang menangani langsung urusan kemiskinan.

Pertanyaan-pertanyaan datang mengalir ke Komisi VIII. Hingga akhirnya dengan alasan waktu habis, diskusi diakhiri. Namun saat itu banyak pertanyaan yang belum dijawab.

"Prinsipnya kita anggota Komisi VIII terbuka atas semua masukan," kata seorang pria yang berdiri di depan dan memegang mike.

Saat itu, tiba-tiba seorang pelajar memotong ucapan anggota Komisi VIII tersebut. Dia meminta alamat email para anggota dewan. Anggota DPR itu pun menjawab, kepada para pelajar akan diberi alamat email Komisi VIII.

Ada juga celetukan yang meminta agar tiap anggota dewan memberi alamat email masing-masing. Namun anggota Komisi VIII sepertinya sudah sepakat. Alamat email yang diberikan alamat resmi Komisi VIII.

Dalam video di Youtube bertajuk 'Email resmi Komisi 8 DPR RI' juga terlihat, anggota DPR berjaket hitam sibuk meminta kepada stafnya dan juga rekannya, apakah alamat email Komisi VIII. Hingga akhirnya keluar ucapan dari seorang anggota DPR perempuan, "Alamat email Komisi VIII @yahoo.com."

Dalam video yang diunggah PPI Australia pada 30 April itu, ucapan soal alamat email ini diulang beberapa kali. Diselipkan kata-kata "What??" dan "Sekali lagi, Bu?", atas penyebutan alamat email itu. Seolah tidak percaya, parlemen Indonesia memakai alamat email gratisan bukan 'go.id' seperti lazimnya.

"Komisi 8 @yahoo.com," ucap ibu itu. Keriuhan sempat terjadi. Para pelajar meminta kejelasan alamat email, hingga kemudian seorang pria mengulang dengan keras alamat email itu.

"Ya itu, alamat staf ahli Komisi," imbuh pria yang memegang mike.

Video yang diunggah di youtube itu sejatinya dipakai sebagai alat sindiran. Hingga kini sudah ada 6.178 orang yang melihat video itu. Lalu apakah alamat email resmi Komisi VIII DPR? Belum ada yang tahu.

Persoalan muncul, ternyata alamat email itu tidak ada. Detikcom yang juga mencoba berbagai kombinasi alamat email KomisiVIII@yahoo.com, Komisi8@yahoo.com, juga Komisidelapan@yahoo.com memastikan tidak ada alamat email itu yang dipegang anggota dewan yang terhormat.

Hanya saja, dari satu alamat email yakni Komisi8@yahoo.com memberikan balasan. Isinya menegaskan email itu tidak dipegang oleh anggota dewan.

"Terima kasih untuk email anda tapi mohon maaf ini bukan email resmi Komisi VIII DPR-RI sebagaimana disebutkan dalam pertemuan Komisi VIII dengan PPIA di Melbourne. Namun jika anda tetap ingin menyampaikan masukan, keluhan, atau apapun saya akan kompilasi meskipun belum tahu caranya bagaimana untuk menyampaikannya ke Komisi VIII DPR-RI," demikian isi balasan email itu.

Sumber: detik.com

Selasa, 07 September 2010

MUDIK GRATIS




Hampir setiap lebaran mudik gratis menjadi impian ribuan penduduk ibukota yang ingin mengunjungi kampung halamannya. Mereka sangat berharap layanan mudik gratis ini ada karena dapat menghemat biaya ongkos sehingga uang yang tadinya dipakai untuk ongkos bisa dialihkan penggunannya ke yang lain, misalkan untuk beli oleh-oleh atau sebagai amplop untuk sanak-saudara di kampung. Apalagi dengan image merantau ke Jakarta maka seolah-olah kalau pulang kampung, sudah membawa uang yang banyak. Padahal penduduk kampung tidak tahu bagaimana realitanya mereka tinggal di Jakarta, yang penuh dengan perjuangan hidup.





Ada beberapa perusahaan atau instansi yang menyelenggarakan mudik gratis ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan simpati masyarakat atau untuk mendapatkan konsumen yang lebih banyak. Bisa juga sebagai pengalihan dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan/instansi sehingga pemanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.


Namun jika ditelisir lebih lanjut, ternyata layanan mudik gratis ini dilakukan oleh isntansi/perusahaan hanya lebih kepada penyaluran dana sebagai bentuk partisipasi sosial tanpa berupaya mengemas agar kegiatan mudik gratis bisa berjalan dengan baik. Artinya semua fasilitas harus disiapkan dengan baik sehingga tidak mengganggu perjalanan, misalkan kondisi bus harus baik, keadaan fisik sopir harus sehat dan berbagai persiapan lain yang perlu diperhatikan.




Namun untuk ukuran Indonesia, pelayanan demikianpun sebenarnya sudah membuat masyarakat senang dengan alasan pemikiran daripada tidak ada sama sekali. Menurut saya pribadi dalam penyelenggaraan mudik gratis ini, peranan Partai politik (parpol) tidak terlihat lagi atau tidak menunjukkan suatu aksi konkret lagi. Mereka seolah-olah lupa bahwa masyarakat sebagai konstituen mereka sangat membutuhkan program ini. Artinya bahwa kondisi ini menunjukkan sikap pragmatisme sebuah parpol yang sangat jelek. Ketika musim pemilihan umum parpol berduyun-duyun bak jamur di musim hujan berupaya dan berlomba-lomba membuat program mudik gratis. Mereka menyiapkan armada bus sebanyak mungkin dan mendesain bus dengan atribut partai masing-masing sehingga terlihat saling menonjolkan partainya. Bahkan tak dianggap kecil program ini, Ketua Umum Partai pun turut hadir untuk membuka acara mudik gratis ini. Dengan nada menggebu-gebu dan penuh semangat menyampaikan beberapa amanat kepada masyarakat bahwa parpol hadir untuk membantu masyarakat, menyampaikan kata-kata bijaksana yang membuat masyarakat sangat terhibur dan senang. Masyarakat pun menangkap pesan dan amanah itu dengan sukacita seolah suara pesan itu datang dari sorga sehingga sejenak mereka lupa akan persoalan dunianya, namun ternyata di alam realitanya mereka lupa bahwa mereka sedang didongengin seorang politisi pragmatis.


Persoalannya sekarang, bertepatan dengan hari Lebaran tatkala ribuan bahkan jutaan masyarakat ingin mudik ke kampung masing-masing, Parpol seolah-olah buta dengan situasi ini. Mereka tidak lagi peka terhadap kebutuhan masyarakat, seolah-olah mereka peka hanya tatkala mereka butuh saja. Sehingga saya berpendapat, jika Parpol sebagai sebuah lembaga politik yang nota bene sangat menentukan kondisi aras bangsa ini tidak bisa bersikap bijak dan konsisten maka bagaimana bisa bangsa ini bergerak maju? Karena lembaga atau institusi besar seperti parpol saja tidak bisa mengerti akan kondisi kebutuhan real masyarakat? Masih saja bersikap pragmatis?


Saya hanya berharap persoalan-persoalan ini bisa terjawab beberapa tahun ke depan. Mungkin tidak hanya sebatas program mudik gratis karena sebenarnya program ini sangat kecil untuk ukuran sebuah parpol, tapi lebih kepada konsistensi program parpol yang menyentuh langsung unsur lapisan masyarakat. Karena menurut saya bukan persoalan susah untuk melaksanakannya ketika ada niat dan kemauan murni untuk mewujudkan sebuah negara merdeka yang bergerak ke arah kemajuan.


Translate
TINGGI IMAN - TINGGI ILMU - TINGGI PENGABDIAN

Visitor